Gol Bunuh Diri Andres Escobar Membuatnya Kehilangan Nyawa

Gol Bunuh Diri Andres Escobar Membuatnya Kehilangan Nyawa

Dunia sepakbola juga bergesekan dengan dunia mafia dan perjudian. Banyak sekelompok mafia yang akhirnya ikut turut campur dalam mengatur skor hingga berimbas pada kekalahan banyak pihak, sementara ada juga kasus pembunuhan yang dilakukan sebuah kartel besar kepada pemain pesepakbola.

Sosok nahas tersebut adalah Andres Escobar yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Juni 1995 silam.

Sebelumnya, Escoba mencetak gol bunuh diri ketika Piala Dunia 1994 berlangsung. Imbas gol bunuh diri tersebut, Kolombia pun harus menerima nasih tersingkir dari persaingan Piala Dunia. Namun, usai kompetisi usai, ternyata Escobar menjadi sasaran kartel besar di Kolombia yang dipimpin oleh Gallon bersaudara.

Setahun berselang, Escobar kembali menjalani kehidupan semulanya dengan jauh dari kritik atas gol bunuh dirinya, Escobar pun sempat berkunjung ke sebuah klub malam untuk memenuhi undangan temannya.

Ketika pesta usai, Escobar yang tengah sendirian di parkir klub tersebut didatangi oleh tiga pria tak dikenal. Setelah terjadi ketegangan, dua diantara tiga pria tersebut menembak Escobar enam kali pada tubuhnya hingga Escobar pun meninggal seketika.

Baca Juga : Prediksi Real Madrid vs Bayern Munchen Sesuai Pasaran Bola

Pihak kepolisian pun menggelar penyidikan dan akhirnya Santiago Gallon dan Humberto Munoz menjadi terduga pembunuhan Escobar. Gallon yang menjadi ketua kartel terbesar di Kolombia menjadi dalangnya sementara Munoz merupakan tangan kanannya.

Motifnya, Gallon kecewa berat ketika Kolombia tersingkir dari Piala Dunia. Escobar yang melakukan gol bunuh diri pun bertanggung jawab atas kekalahan Kolombia, karena juga berimbas Gallon menelan kekalahan besar dalam judi bola yang dipertaruhkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *